Perkenalkan, nama saya Muhammad Riva’i, saat ini menjalani kuliah semester lll di jurusan Manajemen di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Jakarta. Saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya ketika menjadi relawan Hak Makan Murah pada bulan November 2018 lalu. Saya masuk dalam kelompok 2 bersama dengan Diheim, Hasbi, Tuti dan Clara. Diheim adalah koordinator pada tim kami ini. Tim kami diberikan kesempatan untuk mengampanyekan Hak MakMur pada beberapa Kampus di kawasan Jakarta Timur yaitu Universitas Kristen Indonesia (UKI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Jayabaya.

Tujuan pertama kami adalah Universitas Kristen Indonesia (UKI). Sesampainya disana kami langsung menuju kantin Fakultas Teknik yang memang paling ramai dan banyak pengunjung nya. Kami memasuki kantin sekitar pukul 09.00 bertepatan dengan para pedagang yang juga sedang mempersiapkan dagangannya. Kami mulai membagikan bungkus nasi kepada para pedagang yang ada di kantin tersebut. Dan kami pun memulai kampanye Hak MakMur kepada para pengunjung kantin.

Respon mahasiswa sangat beragam ketika kami mulai mengampanyekan Hak MakMur ini. Ada yang sangat antusias, namun ada juga yang melakukan penolakan. Dari keberagaman respon inilah yang membuat kami menjadi tertantang untuk tetap melakukan kampanye hingga jam istirahat selesai pada pukul 13.00. Puncak kampanye kita di kampus ini adalah sekitar pukul 11.00 karena semakin banyaknya mahasiswa dan dosen yang berdatangan ke kantin tersebut. Intinya di kampus ini kita mendapat respon yang positif dari para mahasiswa, dosen dan staf.

Berselang empat hari kemudian, kami melakukan kampnye yang kedua dan ketiga yaitu di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Jayabaya. Kami membagi tim menjadi dua kelompok. Di UNJ yang bertugas saya sendiri, Riva’i bersama Tuti dan Clara, sedangkan Universitas Jayabaya ada Diheim dan Hasbi.

Di UNJ kami mendapat respon yang sangat baik. Kenapa? Karena kami bisa memasuki salah satu kelas Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Kami bisa masuk ke dalam kelas karena ada salah satu teman Clara yang sangat antusias kepada tim kami sehingga kami pun diminta untuk dapat mengampanyekan Hak MakMur ini kepada teman sekelasnya yang kebetulan sedang jam kosong.

Di kelas ini responnya sangat baik, audience mendengarkan dengan baik penjelasan mengenai kampanye ini, dan banyak dari mereka yang sangat antusias untuk mengajukan pertanyaan kepada tim kami. Kelas ini ada sekitar 30 mahasiswa/i dan semuanya mau dan dapat mengisi petisi online yang memang menjadi tujuan dari Kampanye Hak MakMur ini agar petisi ini dapat sampai ke telinga pemerintah.

Alhamdulillah kami berhasil mengampanyekan Hak Makmur ini di ketiga kampus kawasan Jakarta Timur sesuai dengan rencana. Banyak para mahasiswa yang mengisi petisi online di bit.ly/hakmakmur dengan harapan agar pemerintah dapat mendengar dan kemudian menstabilkan harga-harga bahan pokok di Indonesia yang harganya relatif lebih mahal dibandingkan dengan negara tetangga.

Menurut saya, kegiatan ini bagus sekali, karena mengarahkan anak muda untuk menjadi open minded dan bersikap kritis terhadap perekonomian Indonesia. Sosialisasinya juga sangat jelas, pengalaman yang tidak pernah terlupakan menjadi bagian dari Relawan Hak Makan Murah. Semoga ada kegiatan seperti ini lagi untuk kedepannya dan dengan isu yang menarik.



Bagikan   

CERITA TERKAIT STORIES