Perkenalkan nama saya Belly Ali Rakhmadhansyah. Saya adalah relawan untuk Hak MakMur (Hak Makan Murah), suatu pengalaman yang berharga dan kelak akan saya ingat selamanya. 

Berawal dari melihat-lihat Instagram @idvolunteering, saya mencoba untuk mendaftar. Mulai dari mengisi biodata sampai menyuarakan pendapat tentang kondisi pangan Indonesia. Singkat cerita, terpilihlah saya menjadi relawan Hak MakMur. Waktu itu masih buta tentang pengetahuan pangan di Indonesia karena bukan bidang yang saya geluti. Kemudian dilakukan arahan pertama yang membuka wawasan saya tentang kondisi pangan Indonesia sebagai bekal untuk turun ke masyarakat. 

Saya dan tim bertugas di Universitas Indonesia, Universitas Pancasila, Universitas Nasional. Hari demi hari pada saat bertugas selalu mendapat tantangan dan pengalaman baru. Mulai dari bertemu dengan orang-orang yang antusias dan senang dengan topik yang kami bawa, sampai orang-orang yang curiga dan meremehkan. Tapi itu hal yang biasa dalam sebuah kegiatan kerelawanan. 


Setiap penerjunan ke kampus-kampus selalu banyak cerita menarik, menemui sekelompok mahasiswa dan mengajak untuk mengisi petisi daring, mendengar curhatan masyarakat terutama para pedagang makanan tentang kondisi yang mereka hadapi, menempel stiker 'Hak MakMur' di gerobak dagangan mereka. Naik kereta bersama rekan satu tim, menunggu makan siang sambil berkeliling di Stasiun Pondok Cina. 

Satu hal yang saya paling suka dari kegiatan ini adalah saat membagikan kertas pembungkus makanan ke pedagang makanan. Setiap pedagang yang kami temui pasti awalnya mengira kami akan berjualan kertas pembungkus makanan tersebut namun setelah kami jelaskan maksud dan tujuan malah mereka meminta yang banyak. Pada saat itu juga biasanya mereka bercerita dan ingin mendengar program kami lebih jauh. 

Hari terakhir pun telah selesai kami jalani dan tiba saatnya menunggu untuk debriefing atau arahan terakhir. Saat acara ini, kami cerita tentang pengalaman, kisah, hingga hal yang lucu dan konyol dalam masa penugasan. Lewat menjadi relawan di Hak MakMur, saya sekaligus mendapat sebuah keluarga. Menjadi relawan sesungguhnya bukanlah jabatan melainkan jati diri. Terimakasih, semoga apa yang kita cita-citakan bersama tentang kondisi pangan Indonesia mampu tercapai dan saya senang sudah turut andil dalam mencapai ketahan an pangan dengan menjadi relawan di HakMakmur.


cerita relawan
food wrappers
relawan hakmakmur
Bagikan   

CERITA TERKAIT STORIES